Kamis, 28 Mei 2009

Partai Amanat Nasional Kalsel Dukung SBY

Banjarmasin , KP – Partai Amanat Nasional (PAN) Kalsel tetap solid mendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono pada Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. “Kita solid mendukung pasangan SBY-Boediono, walaupun ada perbedaan dukungan kader PAN di Dewan Pimpinan Pusat (DPP),’’ kata Sekretaris DPW PAN Kalsel, Rakhmat Nopliardy kepada wartawan, Rabu (27/5), di Banjarmasin. Namun demikian, Rakhmat Nopliardy menilai perbedaan dukungan terhadap pasangan capres-cawapres selain pasangan SBY-Boediono cukup wajar, sebagai hak setiap anggota partai. “Anggota DPW maupun DPP PAN se Kalsel telah merapatkan barisan untuk mendukung SBY-Boediono, dan tidak ada suara lain,’’ ungkap Ketua Fraksi PAN DPRD Kalsel ini, yang dihubungi via telepon selular ini. Bahkan anggota Komisi IV DPRD Kalsel ini menjamin kondisi ini juga berlaku di daerah, yang satu suara mendukung pasangan SBY-Boediono. Menurut Rakhmat Nopliardy, DPW dan DPD se Kalsel sejak awal tidak pernah berubah mendukung capres dari Partai Demokrat tersebut, sesuai hasil Rapimnas yang ditandatangani Ketua DPP maupun Sekjen. “Kita telah dua kali rapat dengan DPD, dan hasilnya tetap sepakat mendukung pasangan SBY-Boediono,’’ ujar anggota dewan yang akan segera mengakhiri tugasnya sebagai anggota legislatif. Rakhmat Nopliardy menambahkan, kepengurusan PAN sendiri juga telah dibentuk tim pemenangan sendiri, selain yang dibentuk oleh tim dari koalisi, dan tim ini dinamakan Tim Pemenangan SBY-Boediono. Bahkan, Rakhmat Nopliardy menegaskan, kalau di Kalsel tidak ada pengurus yang berbeda dukungan. Artinya, semua pengurus DPW dan DPD PAN se Kalsel tidak berpaling terhadap capres SBY-Boediono. “Yang mana koalisi permanen juga sudah dilakukan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) , Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS),’’ ujar Rakhmat Nopliardy. Sedangkan mengenai kader PAN, seperti Drajad Wibowo dan Alvin Lie, malah menyatakan dukungannya kepada pasangan JK-Wiranto. Rakhmat menerangkan, keduanya bukan anggota resmi JK-Wiranto meskipun jurkam. “Tetapi juga bukan tim sukses, melainkan mendukung secara pribadi saja,’’ tambah anggota DPRD Kalsel ini. Rakhmat Nopliardy juga mempersilakan anggota PAN memiliki hak untuk mendukung siapa saja, asalkan bukan dari pengurus maupun kepengurusan PAN. “Jika terjadi pembelotan, tentu akan dikenakan sanksi, yang sepenuhnya diserahkan kepada partai,’’ jelas Rakhmat Nopliardy. (lyn) PAN Kalsel Dukung SBY Banjarmasin , KP – Partai Amanat Nasional (PAN) Kalsel tetap solid mendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono pada Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. “Kita solid mendukung pasangan SBY-Boediono, walaupun ada perbedaan dukungan kader PAN di Dewan Pimpinan Pusat (DPP),’’ kata Sekretaris DPW PAN Kalsel, Rakhmat Nopliardy kepada wartawan, Rabu (27/5), di Banjarmasin. Namun demikian, Rakhmat Nopliardy menilai perbedaan dukungan terhadap pasangan capres-cawapres selain pasangan SBY-Boediono cukup wajar, sebagai hak setiap anggota partai. “Anggota DPW maupun DPP PAN se Kalsel telah merapatkan barisan untuk mendukung SBY-Boediono, dan tidak ada suara lain,’’ ungkap Ketua Fraksi PAN DPRD Kalsel ini, yang dihubungi via telepon selular ini. Bahkan anggota Komisi IV DPRD Kalsel ini menjamin kondisi ini juga berlaku di daerah, yang satu suara mendukung pasangan SBY-Boediono. Menurut Rakhmat Nopliardy, DPW dan DPD se Kalsel sejak awal tidak pernah berubah mendukung capres dari Partai Demokrat tersebut, sesuai hasil Rapimnas yang ditandatangani Ketua DPP maupun Sekjen. “Kita telah dua kali rapat dengan DPD, dan hasilnya tetap sepakat mendukung pasangan SBY-Boediono,’’ ujar anggota dewan yang akan segera mengakhiri tugasnya sebagai anggota legislatif. Rakhmat Nopliardy menambahkan, kepengurusan PAN sendiri juga telah dibentuk tim pemenangan sendiri, selain yang dibentuk oleh tim dari koalisi, dan tim ini dinamakan Tim Pemenangan SBY-Boediono. Bahkan, Rakhmat Nopliardy menegaskan, kalau di Kalsel tidak ada pengurus yang berbeda dukungan. Artinya, semua pengurus DPW dan DPD PAN se Kalsel tidak berpaling terhadap capres SBY-Boediono. “Yang mana koalisi permanen juga sudah dilakukan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) , Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS),’’ ujar Rakhmat Nopliardy. Sedangkan mengenai kader PAN, seperti Drajad Wibowo dan Alvin Lie, malah menyatakan dukungannya kepada pasangan JK-Wiranto. Rakhmat menerangkan, keduanya bukan anggota resmi JK-Wiranto meskipun jurkam. “Tetapi juga bukan tim sukses, melainkan mendukung secara pribadi saja,’’ tambah anggota DPRD Kalsel ini. Rakhmat Nopliardy juga mempersilakan anggota PAN memiliki hak untuk mendukung siapa saja, asalkan bukan dari pengurus maupun kepengurusan PAN. “Jika terjadi pembelotan, tentu akan dikenakan sanksi, yang sepenuhnya diserahkan kepada partai,’’ jelas Rakhmat Nopliardy. (lyn)

Sumber:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar