Kamis, 28 Mei 2009

SBY versus JK : Prosedural versus Kebutuhan

http://asruldinazis.files.wordpress.com/2009/05/sby-jk.jpg?w=400&h=156


Kepemimpinan yang diciptakan oleh kedua pemimpin bangsa saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Jusuf Kalla (JK) selama ini membuat rakyat sudah bisa menebak tipe kepemimpinan masing-masing. Perihal tersebut dapat dilihat dari sejumlah kebijakan yang digelontorkan maupun komentar-komentar yang disampaikan kepada masyarakat.

Saya mencoba menganalisis dari beberapa komentar-komentar yang disampaikan oleh kedua Presiden dan Wakil Presiden RI tersebut melalui kutipan-kutipan media cetak maupun media online. Dan hasilnya SBY cenderung memberikan kebijakan dan komentar yang procedural sedangkan JK selalu menjawab kebijakan pemerintah sesuai kebutuhan langsung apa yang dibutuhkan rakyat.

SBY :

“Setelah krisis yang insya Allah akan berakhir dua tahun lagi, bagaimana pun anggaran pertahanan harus kita tingkatkan,” disampaikan saat meresmikan Kompleks Rusun Dinas Paspampres di
Bojong Nangka, Kabupaten Bagor, Jawa Barat, Senin (25/5/2009). – detik.com-

Kebijakan anggaran alutsista bagi pasukan TNI Republik Indonesia akan ditingkatkan, namun ada prosedur yangterlebih dahulu dilewati, yaitu setelah krisis berakhir, bagaimana kalau krisis ekonomi ini tidak berakhir? berarti semakin banyak yang akan mati di udara yah.

JK :

“Jika saya tidak segera menyelesaikan konflik di Ambon dengan cepat, dalam 1 hari bisa 10 orang meninggal. Makanya harus cepat diselesaikan. Kalau pikir-pikir dulu, kalau rapat dulu yang lama, tiap rapat ada 10 orang meninggal,” disampaikan saat Pra Kongres Ikatan Pelajaran Nadlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nadlatul Ulama (IPPNU) Rabu (27/05/09) -detik.com-

Bagi JK, tidak perlu menunggu rapat yang lama melalui prosedur, namun harus langsung turun, memenuhi kebutuhan rakyat. Namun tetap butuh waktu kan pak JK untuk merumuskan strategi perdamaian itu kan?

Sebenarnya masih banyak kutipan-kutipan pernyataan dari SBY maupun JK yang mengidentikkan bagaimana beliau mengambil keputusan, tapi saya serahkan ke teman-teman saja mencarinya. Ini hanya pendapat pribadi melihat gelagat politik pemimpin kita dalam memimpin negara ini.

NB : Fakta menarik di search enginenya detik.com, ketika mengetikan nama “Susilo Bambang Yudhoyono” ditemukan hasil 1050, sedang ketika mengetikan nama “Jusuf Kalla” ditemukan 3875

Sumber: asruldinazis.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar